Fakta tentang ular king cobra yang memiliki racun mematikan dan bahaya tingkat tinggi

 

Ular king cobra adalah salah satu jenis ular terbesar dan paling mematikan di dunia. Ular ini juga dikenal dengan nama "ular kobra raja" dan dapat ditemukan di Asia Tenggara, India, hingga Filipina.

Jenis ular ini memiliki panjang sekitar 3-4 meter bahkan ada yang mencapai 5 meter. Selain itu, king cobra juga memiliki senjata maut yaitu bisa mengeluarkan racun yang sangat mematikan dalam jumlah besar melalui gigitannya.

King cobra biasanya hidup di daerah berhutan atau rawa-rawa. Mereka lebih aktif pada malam hari namun tetap dapat ditemukan pada siang hari ketika suhu sedang dingin atau cuaca kurang bersahabat.

Meskipun banyak orang takut dengan keberadaan king cobra karena sengatan mereka yang mematikan, namun ternyata ada beberapa fakta menarik tentang spesies binatang ini seperti cara mereka membunuh mangsanya dan bagaimana tubuhnya beradaptasi untuk bertahan hidup. 

Bagaimana cara ular king cobra membunuh?

Ular King Cobra termasuk dalam keluarga Elapidae, dan memiliki racun paling mematikan di antara semua spesies ular berbisa.

Cara kerja untuk membunuh mangsa mereka adalah dengan menggigit korban menggunakan taring panjangnya. Taring tersebut terletak di bagian depan rahang bawah mereka dan bisa mencapai sekitar setengah inci hingga satu inci panjangnya.

Racun dari gigitan king cobra dapat menyebabkan kelumpuhan otot pada korban, sehingga membuat mereka sulit bernapas. Racun ini juga dapat merusak sistem saraf korban dan menyebabkan kematian jika tidak segera mendapat pertolongan medis.

Tidak hanya itu, ketika king cobra menyerang manusia, ia sering kali akan mengeluarkan suara mengerikan selama proses penghancuran tubuh korban dengan cara melakukan "envenomation", yaitu memberikan dosis besar racun ke dalam tubuh mangsa hingga akhirnya membuatnya mati.

Jadi, jika anda berada di daerah yang dikenal sebagai habitat alami king cobra atau sedang berkunjung ke tempat-tempat seperti itu, pastikan Anda waspada terhadap bahaya yang mungkin timbul saat bertemu dengan ular ini.

Fakta unik tentang ular king cobra

Ular king cobra adalah salah satu spesies ular yang paling mematikan di dunia. Namun, selain itu, ada beberapa fakta unik lain tentang ular ini yang mungkin tidak banyak diketahui orang.

Pertama, ukuran tubuh ular king cobra bisa mencapai lebih dari enam meter panjangnya. Ini menjadikannya sebagai spesies ular terbesar di dunia!

Kedua, meskipun dikenal sebagai predator tangguh dan sangat berbahaya bagi manusia, ternyata king cobra juga memiliki predator alami yaitu burung elang! Burung elang seringkali memburu anak-anak atau bayi-bayi dari jenis-jenis ular termasuk King Cobra.

Ketiga, sengatan dari King Cobra mengandung racun Neurotoksin yang dapat membunuh manusia dalam waktu kurang dari satu jam jika tidak segera mendapat pertolongan medis. Tapi tahukah kamu bahwa racun tersebut digunakan untuk melumpuhkan mangsanya seperti tikus dan kadal? Selain itu ketika sedang marah atau merasa terancam biasanya mereka akan menunjukkan "perilaku aneh" seperti merentangkan leher mereka dengan mulut terbuka untuk mengejar musuhnya.

Keempat dan tak kalah pentingnya adalah bahwa king cobra dikenal sebagai "penjaga kebun" karena kemampuan mereka dalam membantu mengendalikan populasi hewan pengerat seperti tikus.

Itulah beberapa fakta unik tentang ular King Cobra yang perlu kita ketahui! Meskipun bahayanya besar bagi manusia tapi kita harus tetap memberikan penghargaan terhadap keberadaannya sebagai bagian dari ekosistem

Apakah ada obat untuk sengatan ular king cobra?

Saat terkena sengatan ular king cobra, kebanyakan orang akan langsung panik karena efek racunnya yang mematikan. Namun, tenang saja! Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengobati sengatan tersebut.

Tetapi perlu diingat bahwa penggunaan obat harus segera dilakukan setelah terkena gigitan ular king cobra agar hasilnya lebih maksimal. Salah satu obat yang dapat digunakan adalah serum anti-racun khusus untuk ular king cobra.

Serum ini dibuat dari zat-zat alami atau sintesis yang mampu menetralkan racun dari sengatan ular king cobra. Serum ini hanya bisa didapatkan di rumah sakit dengan fasilitas dan dokter spesialis tertentu.

Selain serum anti-racun, ada juga beberapa jenis antibiotik dan analgesik (obat pereda nyeri) yang sering diberikan kepada pasien korban gigitan ular seperti morfin, diamorfina, ketamine atau midazolam sebagai upaya meredakan rasa sakit akibat sengatan ular.

Namun demikian, selalu ingat bahwa menghindari agar tidak terkena gigitan merupakan tindakan paling utama dan mencegah juga selalu menjadi langkah paling bijak dalam bertindak saat berada di wilayah habitat King Cobra.

Tags :
Previous article
Next article

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel